Hari Libur Nasional & Tanggal Merah 1956 Indonesia

Berikut daftar lengkap hari libur nasional (tanggal merah) dan hari penting nasional tahun 1956 di Indonesia, dihitung dengan algoritma kalender astronomis: bulan baru untuk tanggal Islam, computus untuk Paskah, dan siklus bulan untuk Imlek serta Nyepi.

2025
2026
2027
2028
2029
2030
2031

Daftar Hari Libur Nasional (Tanggal Merah) 1956

Daftar hari libur nasional dan tanggal merah
TanggalHariNama Hari Libur
1 Januari 1956 Minggu Tahun Baru MasehiTanggal Merah
12 Februari 1956 Minggu Tahun Baru ImlekTanggal Merah
10 Maret 1956 Sabtu Isra Mi'rajTanggal Merah
13 Maret 1956 Selasa Hari Raya NyepiTanggal Merah
30 Maret 1956 Jumat Wafat Isa Al-MasihTanggal Merah
1 Mei 1956 Selasa Hari BuruhTanggal Merah
10 Mei 1956 Kamis Kenaikan Isa Al-MasihTanggal Merah
11 Mei 1956 Jumat Hari Raya Idul FitriTanggal Merah
25 Mei 1956 Jumat Hari Raya WaisakTanggal Merah
1 Juni 1956 Jumat Hari kelahiran PancasilaTanggal Merah
18 Juli 1956 Rabu Hari Raya Idul AdhaTanggal Merah
7 Agustus 1956 Selasa Tahun Baru HijriyahTanggal Merah
17 Agustus 1956 Jumat Hari KemerdekaanTanggal Merah
16 Oktober 1956 Selasa Maulid Nabi MuhammadTanggal Merah
25 Desember 1956 Selasa Hari Raya NatalTanggal Merah

Hari Penting Nasional 1956

Daftar hari penting dan peringatan nasional
TanggalHariNama Hari Penting
9 Februari 1956 Kamis Hari Pers NasionalPeringatan
8 Maret 1956 Kamis Hari Perempuan InternasionalPeringatan
21 April 1956 Sabtu Hari KartiniPeringatan
2 Mei 1956 Rabu Hari Pendidikan NasionalPeringatan
20 Mei 1956 Minggu Hari Kebangkitan NasionalPeringatan
22 Juni 1956 Jumat Hari Ulang Tahun JakartaPeringatan
22 Juli 1956 Minggu Hari Kebudayaan NasionalPeringatan
30 September 1956 Minggu Hari Penghayatan PancasilaPeringatan
1 Oktober 1956 Senin Hari Kesaktian PancasilaPeringatan
2 Oktober 1956 Selasa Hari BatikPeringatan
28 Oktober 1956 Minggu Hari Sumpah PemudaPeringatan
10 November 1956 Sabtu Hari PahlawanPeringatan
25 November 1956 Minggu Hari GuruPeringatan
22 Desember 1956 Sabtu Hari IbuPeringatan

Cuti Bersama 1956

Cuti bersama tahun 1956 belum diumumkan resmi pemerintah (umumnya keluar lewat SKB 3 Menteri pada September tahun sebelumnya). Halaman ini akan diperbarui otomatis setelah data resmi tersedia. Lihat sementara blok libur dari libur nasional dan akhir pekan di halaman Libur Panjang 1956.

Tentang Hari Libur Utama 1956

Hari Raya Idul Fitri adalah libur terbesar di Indonesia — perayaan setelah bulan puasa Ramadan yang dirayakan dua hari dan biasanya diperpanjang dengan cuti bersama untuk tradisi mudik ke kampung halaman. Hari Raya Idul Adha dirayakan 70 hari kemudian dengan tradisi qurban dan kurban hewan.

Tahun Baru Imlek dirayakan oleh masyarakat Tionghoa Indonesia dengan perayaan di berbagai kota; Hari Suci Nyepi adalah Tahun Baru Saka umat Hindu Bali — satu hari penuh keheningan di mana seluruh Bali berhenti beraktivitas. Hari Raya Waisak memperingati tiga peristiwa suci umat Buddha sekaligus dan perayaan nasionalnya dipusatkan di Candi Borobudur.

Hari Kemerdekaan RI (17 Agustus) dirayakan dengan upacara bendera dan lomba-lomba tradisional di seluruh pelosok negeri, sedangkan Hari Raya Natal menutup kalender libur tahunan — biasanya diikuti cuti bersama Natal untuk perayaan bersama keluarga.

Untuk hari peringatan nasional seperti Hari Kartini (21 April), Hari Pahlawan (10 November), dan Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober), tanggalnya tidak berubah setiap tahun karena menggunakan kalender Masehi. Hari-hari ini bukan tanggal merah, namun sering diperingati melalui upacara di sekolah dan kantor pemerintahan.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Ada berapa hari libur nasional di tahun 1956?

Berdasarkan perhitungan kalender, tahun 1956 memiliki sekitar 15 hari libur nasional dan hari raya (tanggal merah), ditambah berbagai hari peringatan penting nasional. Jumlah pasti dapat berubah jika pemerintah menetapkan cuti bersama tambahan.

Kapan Lebaran / Hari Raya Idul Fitri 1956?

Hari Raya Idul Fitri 1956 jatuh pada Jumat, 11 Mei 1956 (perhitungan astronomis). Tanggal resmi ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan sidang isbat, sehingga bisa berbeda satu hari.

Kapan Hari Raya Idul Adha 1956?

Hari Raya Idul Adha 1956 diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Juli 1956. Menunggu penetapan resmi pemerintah melalui sidang isbat.

Kapan Tahun Baru Imlek 1956?

Tahun Baru Imlek 1956 jatuh pada Minggu, 12 Februari 1956.

Apakah tanggal libur di sini sudah resmi?

Tanggal pada halaman ini dihitung menggunakan algoritma astronomis (bulan baru Meeus, computus Paskah, kalender Umm al-Qura) dan telah diverifikasi dengan pengumuman resmi untuk tahun yang sudah ditetapkan. Untuk tahun yang belum ditetapkan, pantau pengumuman resmi KemenPAN-RB.

Lihat kalender lengkap tahun 1956 (Masehi, Jawa & Hijriah) atau kembali ke semua tahun.

Catatan: tanggal hari raya Islam dan Nasional bersifat perhitungan astronomis. Tanggal resmi mengikuti penetapan pemerintah (sidang isbat / SKB 3 Menteri).

Akun Anda